Tampilkan postingan dengan label Dunia Fauna. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Dunia Fauna. Tampilkan semua postingan

Kamis, 22 April 2010

Tempat Menyeramkan Di Dunia

1. Segitiga Bermuda

Mendengar Segitiga Bermuda tentu semua orang hampir mengetahui keangkeran tempat tersebut. Misteri hilangnya beberapa kapal laut dan pesawat di kawasan Segitiga Bermuda tentu membuat setiap orang tercekam. Di sana juga diyakini menjadi tempat bersemayam Setan Segitiga Bermuda dan juga diyakini pangkalan UFO . Tempat tersebut terletak di antara Miami, Bermuda dan San Juan (Puerto Rico). Cerita yang paling menarik adalah hilangnya semua skuadron pesawat pembom tahun 1945 dan hilangnya beberapa kapal besar. Anehnya, tidak satu pun mayat atau puing pesawat dan kapal ditemukan. Bahkan beberapa alat mencatat gelombang electromagnet yang ganjil di tempat tersebut. Banyak orang yang percaya bahwa tempat tersebut dijadikan markas makhluk luar angkasa.

2. Edinburgh

Kota terpendam Edinburg, selatan Bridge yang terdiri dari jaringan ruwet bawah tanah, kamar, terowong kapal , dan gang telah terbungkus dalam misteri dan intrik selama ini. Kota ini dibuka tahun 1788 tetapi hampir tidak diketahui keberadaannya, sampai tahun 1985 kota tersebut ditemukan kembali. Diyakini di tempat tersebut menjadi tempat hidup dan matinya ribuan orang bawah tanah.

3. Lizzie Borden B & B

Pembunuh Kampak yang menakutkan di sebuah rumah gaya Yunani di Masschusett sekitar 50 mil selatan Boston. Rumah tersebut dibangun tahun 1845 dan dijadikan tempat pembunuhan Abby and Andrew Borden dengan kampak oleh anak mereka sendiri, Lizzi. Namun Lizzi sendiri tidak pernah terbukti melakukan pembunuhan tersebut dan bebas dari tuduhan. Kasus tersebut juga tidak terpecahkan hingga sekarang.

4. London

Di bawah kota kuno di London terdapat kengerian. Kota tersebut dulunya diyakini menjadi saksi kekejaman dengan tulang dan darah berserakan di gang. Jalan Hantu London menjadi tempat paling menyeramkan dan menjadi tempat tur spesial yang diikuti langkah kaki berdarah sang legenda kriminal Jack Ther Ripper.

5. New York

Di jalanan kota New York telah lama menjadi tempat paling aneh. Biasanya tempat ini didatangi oleh dua juta lebih penduduk New York yang berkostum menyeramkan. Acara perayaan lainnya yang menarik untuk dikunjungi adalah perayaan hari besar ghoulish yang berisi Halloween Extravaganza dan Prosesi Setan. St John Divine yang merupakan Katedral Gothik terbesar di New York juga menarik untuk dikunjungi.

6. Roswell

Beberapa orang meyakini bahwa puing-puing pesawat yang jatuh di Roswell, New Mexico tahun 1947 merupakan pesawat alien. Dan insiden Roswell adalah satu kontroversi hingga sekarang. Upaya keras pemerintah Amerika Serikat untuk menutupi fakta, membuat banyak pihak yang yakin bahwa ada sesuatu yang sangat penting sedang disembunyikan. Banyak yang yakin bahwa Roswell adalah satu tempat bersejarah dalam fenomena tentang UFO dan “tamu-tamu dari luar angkasa”.

7. Salem

Kota Salem menyimpan cerita tragedi Salem 1692. Pada tahun tersebut banyak orang yang disiksa dan dibunuh karena dituduh sebagai penyihir meskipun tidak ada bukti. Setiap bulan Oktober, penduduk kota Salem selalu merayakan pesta hantu di beberapa tempat misteri. Salah satunya adalah Witch House, yang merupakan bangunan tertua di Salem dan merupakan rumah Jonathan Corwin, hakim yang bertanggungjawab atas meninggalnya 19 wanita di Salem.

8. Savannah

Savannah merupakan kota tua tertua di Georgia. Kota ini dipercaya mempunyai sejarah panjang terhadap kekerasan dan tragedi berdarah saat revolusi dan perang sipil. Bahkan hal tersebut juga tergambar dari bangunan penduduk di sana yang biasanya di buat beberapa sentimeter di atas tanah. Di sana pengunjung akan di ajak berpetualang di Rumah Bajak Laut yang dalam beberapa abad sangat terkenal. Selain itu Rumah Marshall 1851 yang diyakini menjadi tempat merawat korban perang sipil.

9. Hotel Stanley

Hotel ini dibangun tahun 1909 di pegunungan Colorado. Hotel tersebut terlihat sangat mengesankan dan mempunyai restoran yang sangat terkenal. Namun hotel tersebut juga menyimpan misteri. Seperti yang diyakini penduduk setempat bahwa Flora Stanley, pemilik pertamanya, sering melihat dan mendengar suara istri pertamanya yang telah lama meninggal, bahkan diyakini sering bermain piano bersama. Selain itu, pada lantai empat hotel tersebut terdapat ruangan gelap, dan dari kamar nomor 217 sering kali terlihat sebuah kepala raja.

10. Transylvania

Kota ini terkenal karena sejarah vampir. Penghisap darah tersebut diyakini pernah menguasai kota ini. Transylvania juga diyakini menjadi tempat lahirnya dunia kegelapan. Kota yang terletak di bagian barat Rumania ini menjadi rumah drakula. Kastil Bran yang merupakan kastil para drakula pada abad 14 juga menjadi tempat yang menarik untuk dikunjungi. Sekitar 20 mile dari kota Brasov, yang dibayangi Gunung Bucegi, terdapat rumah yang dulunya milik seorang pangeran Romania yang menjadi vampir.

sumber: http://space-01.blogspot.com

Sabtu, 17 April 2010

Wow... Kadal Raksasa Itu Spesies Baru

Reptil yang masuk dalam keluarga besar kadal dengan panjang badan sekitar 2 meter ditemukan di Filipina. BBC News, Rabu (7/4/2010), menyebutkan, reptil raksasa dengan kulit berwarna kuning, biru, dan hijau terang itu ditemukan di kawasan hutan pegunungan Sierra Madre, Filipina. Dari hasil pengamatan, reptil raksasa yang kemudian diberi nama Varanus bitatawa itu hanya memakan buah-buahan.

"Binatang ini luar biasa. Sayangnya, sekarang ia lepas dari pantauan kami," kata Rafe Brown, salah seorang ilmuwan yang mendeskripsikan reptil raksasa spesies baru itu di jurnal Biology Letters. Penemuan reptil raksasa ini sama pentingnya dengan penemuan dua spesies raksasa yang disebut "megafauna" beberapa tahun lalu, yakni Rungwecebus kipunji (jenis monyet baru yang ditemukan di Afrika) dan Saola (Pseudoryx nghetinhensis) dari Vietnam.

Kadal raksasa itu sebenarnya sudah dikenal lama oleh warga suku Agta dan Ilongot yang tinggal di pedalaman hutan sebelah utara Pulau Luzon. Bahkan, biasanya masyarakat kedua suku itu memburu kadal raksasa itu untuk diambil dagingnya, sumber protein yang utama. Keberadaan kadal raksasa itu kemudian diketahui tim ilmuwan pimpinan Brown yang terdiri atas para ilmuwan dari Amerika Serikat, Filipina, dan Belanda.

Sebelumnya, tim ini sudah menganalisis sejumlah spesies kadal raksasa yang disimpan di museum AS dan Filipina. Panjang tubuh kadal raksasa itu diperkirakan mencapai 2 meter, ekornya saja sepanjang 1 meter. Warna kakinya didominasi kuning serta ekornya garis-garis hitam dan kuning.

Karena hanya memakan buah-buahan, berarti kadal raksasa spesies baru itu termasuk satu dari tiga spesies kadal pemakan buah yang ada di dunia. Sampai saat ini kadal raksasa spesies baru ini menghilang dan belum ditemukan lagi. Para peneliti menduga, barangkali kadal raksasa spesies baru ini kerap bersembunyi di bagian paling dalam hutan. Namun, satu hal yang pasti, kadal raksasa ini tidak pernah meninggalkan hutan ataupun berpindah ke daerah terbuka.

Sejauh ini para ilmuwan biologi memperkirakan, kadal raksasa spesies baru itu paling tidak tinggal sekitar 150 kilometer dari "saudara terdekatnya", yakni kadal yang dikenal dengan Varanus olivaceus, yang juga hidup di hutan dan hanya memakan buah-buahan. (BBC/LUK)

Sumber: www.kompas.com

Rabu, 10 Februari 2010

Hiu Tutul ke Probolinggo Tiap Tahun


Warga menonton hiu tutul (Rhincodon typus) dengan panjang hampir tujuh meter dan berat sekitar dua ton di kampung nelayan Tambak Wedi, Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (3/10). Saat ditemukan oleh nelayan di perairan Selat Madura hiu tersebut sudah mati. Oleh para nelayan hiu tersebut dipertontonkan dengan menarik ongkos Rp 2.000 per orang. KOMPAS/RADITYA HELABUM

Setiap tahun, sejumlah hiu tutul atau Rhincodon typus tampak di perairan Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur. Fenomena ini menarik karena kemunculan satwa laut yang langka itu selalu terjadi selama Januari-Maret.

Tahun ini, sejumlah hiu tutul tampak berenang sampai ke permukaan air di perairan laut Kabupaten Probolinggo. Para nelayan acap kali melihatnya.

Ecocean, organisasi nirlaba yang fokus pada penelitian dan kampanye penyelamatan hiu tutul (whale shark), tertarik mendokumentasikan fenomena ini. Organisasi yang berkantor pusat di Perth, Australia, tersebut mengirim seorang peneliti guna mendokumentasikan dan meneliti hiu tutul sejak Rabu (9/2).

”Indonesia, dalam hal ini perairan Probolinggo, termasuk satu dari sekitar 10 negara di dunia yang setiap tahun dijadikan persinggahan. Yang menarik, di sini periodenya setiap tahun tetap. Di tempat lain, periodenya tidak tentu,” kata Darcy Bradley, peneliti Ecocean saat ditemui seusai mengambil gambar hiu tutul.

Di perairan milik sekitar 100 negara, hiu tutul pernah menampakkan diri. Sebagian besar kemunculan ikan yang panjangnya bisa sampai 12 meter serta berat 21 ton itu sifatnya acak. Selain di Probolinggo, hiu tutul mampir, di antaranya, di Ningaloo (Australia), Donsol (Filipina), Isla Mujeres (Meksiko), Mozambik, dan Kepulauan Maladewa.

Menurut Darcy, hiu itu datang untuk mencari plankton. Belum diketahui dari perairan mana asal hiu itu. Adapun habitat hidupnya diperkirakan di perairan tropis.

Hiu tutul adalah satwa langka yang belum banyak diteliti sehingga pengetahuan tentang satwa itu masih minim. Makanan pokok hiu tutul adalah plankton. Keberadaan hiu tutul menjadi penting karena bisa menjadi indikator kualitas ekosistem laut.

Dalam laporan International Union for Conservation of Nature (IUCN), hiu tutul masuk dalam daftar merah. Satwa yang umurnya bisa mencapai 70 tahun itu rawan punah.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Probolinggo Tutug Edi Utomo menyatakan, fenomena hiu tutul di perairan Kabupaten Probolinggo akan dimanfaatkan sebagai ekowisata. Probolinggo memiliki Pantai Bentar yang bisa dijadikan gerbang masuk wisatawan.

”Tentu saja, pemerintah daerah akan ikut menjaga kelestarian hiu tutul. Di kalangan masyarakat nelayan setempat pun, hiu tutul dipercaya sebagai tanda banyaknya ikan-ikan kecil sehingga selama ini tidak pernah ada perburuan hiu tutul oleh warga lokal,” kata Tutug. (LAS)

Sumber: http://sains.kompas.com

Jumat, 05 Februari 2010

Ternyata Ular Kuno Bisa Melahap Buaya

Jakarta - Ular boa super besar disebut Titanoboa pernah hidup jutaan tahun lalu. Ular berukuran hingga 14 meter itu sangat senang makan termasuk buaya juga reptil kuno lainnya.

Ilmuwan menemukan fosil buaya kuno berumur 60 juta tahun di utara Kolombia Amerika Selatan yang resmi menjadi spesies baru.

Situs tempat ditemukannya kerangka tersebut adalah tambang batubara terbesar di dunia yang ternyata juga mengandung tulang-tulang raksasa yakni seekor Titanoboa, ular raksasa yang panjangnya bisa mencapai hingga 14 meter.

Crocodyliforms adalah reptil yang telah punah dan menjadi penghubung antara buaya bermulut panjang dan yang memiliki moncong lebar.

“Kami sedang memulai mengeluarkan sisa-sisa kehidupan hewan yang pernah ada di sini,” ujar Alex Hastings dari Museum Sejarah Nasional Florida.

Tulang dan spesimen lainnya yang digunakan dalam studi menunjukkan penemuan spesies terbaru yang dinamakan Cerrejonisuchus Improcerus yang dapat tumbuh hingga 6 sampai 7 kaki (sekitar 2 meter) membuatnya sangat mudah untuk dimangsa Titanoboa.

“Sangat jelas fosil tersebut adalah bagian dari rantai makanan, keduanya sebagai pemangsa dan korban,” ujar Ahli Paleontologi Museum Florida Jonathan Bloch.

“Ular raksasa pada saat itu diketahui memakan crocodylians dan tidak sedikit yang mengatakan bahwa Cerrejonisuchus Improcerus juga menjadi santapan sehari-hari Titanoboa. Fosil keduanya seringkali ditemukan berdampingan satu sama lain,” tambah Bloch.

Pada zaman ini pun Anaconda didokumentasikan seringkali memangsa Caiman yakni reptil yang berada dalam satu keluarga yang sama dengan buaya berparuh panjang di Amazon.

Penemuan spesies terbaru buaya ini adalah yang terkecil dalam ranah Dyrosauride, sebuah bentuk keluarga buaya.

Dyrosaurids dapat tumbuh hingga 18 kaki dan memiliki kebiasaan memakan ikan. Kontras dengan keadaan spesies buaya yang ada saat ini yang memangsa katak, kadal, ular kecil bahkan mamalia selain ikan.[ito]
Sumber: inilah.com