Kamis, 17 Juni 2010

Apakah Kakak Ariel Menonton Video Sex Itu

Syok, kedua orang tua Ariel mengungsi dari rumahnya di Bandung. Ke tempat rahasia.

Beredarnya rekaman video porno yang diduga Ariel 'Peterpan', Luna Maya, dan Cut Tari membuat keluarga Ariel -- yang bernama asli Nazriel Irham tak tenang.

Hari ini, kediaman keluarga yang terletak di di Jalan Tanjungsari No.58, Antapani Bandung bahkan didemo ormas Islam yang menghujat kelakuan Ariel.

Kakak sulung Ariel, Nazlien Fahridzal, mengungkapkan, kedua orang tuanya syok dan kaget saat video porno mirip Ariel beredar di internet.

Namun, buru-buru dia mengklarifikasi, kabar yang beredar bahwa ayah mereka sakit karena masalah ini, tidak benar.

“Orang tua sempat syok dan keluarga semua kaget, namun tidak ada yang sakit,” ujar Kakak sulung Ariel, Nazlien Fahridzal, Kamis 17 Juni 2010.

Nazlien mengungkapkan, akibat hebatnya pemberitaan di media massa terkait skandal mesum ini, kedua orang tua Ariel terpaksa mengungsi dari tempat tinggalnya di Bandung.

Namun, ia enggan mengungkapkan ke mana kedua orang tua Ariel pindah.

Soal apakah benar Ariel yang ada dalam video mesum bersama orang yang diduga Luna Maya dan Cut Tari, Nazlien mengaku keluarganya belum bisa memastikan.

Sebab, mereka belum melihat satupun video porno yang diduga dilakukan Ariel. Nazlien tak mau berkomentar.

“Saya belum menonton, nanti dosa. Kalau apa kata pakar IT itu Ariel ya itu pendapat mereka,” ujarnya.

Sebelum menggerebek rumah Ariel, ormas menggerebek kafe milik Luna Maya di Bandung, 7 Sins.

Sumber: http://nasional.vivanews.com

Hati-hati Varises Vagina

Varises tak hanya akrab pada betis ataupun anus, di vagina pun bisa terjadi varises. Bedanya, varises vagina sering kali tak menimbulkan keluhan pada penderitanya. Umumnya varises vagina terjadi pada wanita yang sedang hamil.

Varises ini dipicu oleh perubahan hormon sehingga menyebabkan elastisitas pembuluh darahnya berubah. Atau, bisa juga karena aliran pembuluh darah balik dari kaki ke jantung tertekan oleh beban rahim.

Selain kondisi hamil, varises vagina juga bisa diderita pengguna obat-obatan kortikosteroid. Bisa juga dialami penderita kelainan pembuluh darah. Namun, kasus paling banyak tetap terjadi ketika sedang terjadi kehamilan.

Menurut dr Ifzal, khusus varises vagina, tak bisa diambil tindakan untuk menanggulanginya. Biasanya, dokter cukup membiarkannya saja. Dalam kondisi normal, varises vagina akan hilang dengan sendirinya setelah melahirkan, seiring kadar hormon yang kembali normal.

Walau begitu, risiko terjadinya perdarahan ketika persalinan yang dilakukan per vaginam atau normal tetap ada. Maka, perlu dilakukan persiapan ketika terjadinya perdarahan jika terdiagnosis varises vagina. (Nova/Laili Damayanti)
Sumber: Kompas.com